Tips Menaklukkan Dosen

Dosen adalah sebutan untuk seseorang yang berprofesi sebagai pengajar di Perguruan Tinggi. Di beberapa kampus, posisi dosen sangat disegani oleh para mahasiswa. Bahkan generasi terdahulu mengenal istilah dosen ki**er. Sebuah stigma yang timbul untuk menilai dosen yang selalu bersikap dingin, suka marah-marah, hobi membuat tidak lulus mahasiswanya, dan masih banyak lagi perilaku yang menurut mahasiswa negatif. 

Generasi kekinian, atau biasa disebut generasi mileneal memiliki kebiasan yang berbeda tentang dosen. Dalam menghadapi generasi ini, dosen dituntut selain menjadi pengajar juga dituntut menjadi partner yang baik. Hanya saja, perlu batasan-batasan khusus antara mahasiswa dan dosen. Poin-poin berikut mungkin bermanfaat buat kamu yang ingin berinteraksi dengan dosen, guru ataupun apa saja yang menjadi perantara datangnya ilmu kepada kita.

gambar: internasional.kompas.comBahasa Komunikasi
Seakarab apapun dengan dosen, hendaknya kamu tetap menjunjung tinggi tata krama. Bukan berarti harus memuja-muja dosen, tetapi setidaknya punya batasan-batasan yang perlu dijaga. Gunakan bahasa yang sopan. 

SMS, WA, atau Telepon
Cari tahu kebiasaan dosen tersebut. Ada yang dosen tidak menerima SMS/WA, ada juga dosen yang tidak menerima telepon. Masing-masing mempunyai kebiasaan tersendiri. Selain itu, perlu juga menyebutkan nama, jurusan, dan mahasiswa untuk mata kuliah apa.

Jika Membuat Janji
Ketika membuat janji untuk hari tertentu, pastikan posisimu sudah siap untuk bertemu. Jangan sampai dosen berkata, "temui saya di ruangan, sekarang", sementara kondisimu belum siap. Ini akan membuatmu mendapatkan penilaian negatif dari dosen.

Demikian tips singkat berinteraksi dengan dosen, semoga bermanfaat.

Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment