Tips Mengelola Keuangan untuk Anak

gambar: wisebread.comDi sebuah jejaring sosial, pernah terdapat postingan tentang seorang anak bernama Bella, 4,5 tahun; tinggal di NY sejak ia lahir, bersama kedua orangtuanya yang berkerja di sana. Bella diagnosis menderita Pfeiffer Syndrome, yakni dimana perkembangan tulang tengkoraknya tidak berkembang secara normal yang menyebabkan dia belum bisa berjalan sampai sekarang, selain itu dia  jugamengalami kesulitan dalam berbicara dan mengunakan perangkat hi-tech untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Dari latar belakang dari kisah Bella tersebut, ada yang menarik dari kebiasaan yang diajarkan orangtuanya sejak ia bayi, yakni membaca buku. Ya, bundanya bercerita bahwa buku adalah  sahabat karib Bella, tak heran dengan semua keterbatasannya ia sudah mampu membaca dan melafalkan Bahasa Ingris yang menjadi bahasa ibu untuk Bella.

Ada yang ingin anaknya pandai membaca seperti Bella? Tentunya tidak dengan cara mengajarinya pandai mengakses video secara online di gadget, namun dengan memberinya asupan edukasi positif melalui buku-buku. Nah, kendalanya apa? Sering bagi para kaum ibu, menyisihkan uang belanja untuk membeli buku-buku berkualitas untuk anaknya amatlah susah, karena banyaknya kebutuhan dan prioritas lain.

Berikut beberapa tips agar Bunda mampu menyisihkan anggaran bulanan untuk membelikan anak buku-buku edukasi:

Siapkan wadah khusus untuk menyimpan uang
Usahakan wadah tertutup dan tidak mudah diambil. Tambahkan tulisan motivasi di depannya, agar Bunda senantiasa semangat menyisihkan uang demi peradaban anak yang lebih baik.

Sisihkan sebagian uang rutin tiap hari
Catat pula setiap tanggal Bunda memasukan uang ke dalam wadah, agar dapat mengontrol jumlah uangnya. Jumlahnya tak perlu banyak, Bunda; yang terpenting rutin setiap hari.

 Jika Bunda tidak sempat dengan poin nomer 2, ini alternatifnya
Setiap awal bulan, sisihkan sekian persen dari total keseluruhan uang belanja. Saat Bunda mendapatkan bonus dari kantor atau usaha sampingan Bunda, sisihkan lagi untuk kebutuhan membeli buku anak.
Itulah tips yang bisa saya bagikan dan sudah saya praktikkan sendiri, semoga bermanfaat.

Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment