Mau Masuk Kampus? 5 Hal Berikut Perlu Kamu Renungkan


Selamat buat kamu yang sebentar lagi mendapat predikat mahasiswa. Tentunya akan ada perubahan besar dalam diri ketika menjadi mahasiswa. Untuk mempersiapkannya, berikut beberapa hal yang perlu kamu renungkan saat memasuki dunia kampus.


Luruskan niat jadi mahasiswa
Dunia kampus adalah adalah miniatur masyarakat yang akan kamu hadapi nantinya. Banyak karakter orang yang akan ditemui. Berbeda dengan waktu SMA yang teman-temannya sebagian besar dari sedaerah, di kampus kamu bakal bertemu dengan orang dari berbagai daerah. Dan godaannya pun akan bermacam-macam. Agar tidak mengalami misorientasi, buatlah semacam roadmap perjalanan selama di kampus secara umum. Mulai dari rencana akademis, organisasi, social, dan karir. Kemudian, untuk akademik, buatlah secara khusus planning per semester. 

Cari lingkungan kos yang kondusif
Sebagian orang akan berpikiran yang penting dekat kampus, yang penting terjangkau, yang penting ada warung makannya dan tukang tambal ban. Jangan gadaikan kenyamanan kamu hanya karena alasan terburu-buru. Ingat, kamu punya jaringan yang luas. Kamu tentunya punya kakak kelas yang sudah duluan kuliah atau teman seangkatan yang lebih dahulu diterima lewat jalur pendaftaran yang awal. Manfaatkan jaringan yang kamu dapat untuk mempersiapkan tempat tinggal di perantauan jauh-jauh hari. Setelah penerimaan diumumkan segera kontak kakak kelas yang kamu percaya, kemudian mintalah saran. 

Pilih ekstrakurikuler yang sesuai minat dan bermanfaat.
Setelah resmi menjadi mahasiswa baru pada sebuah universitas, lazimnya akan ada demo expo, atau semacam pameran UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang akan menyajikan seluruh kegiatan ekstra kampus yang ada di kampus.  Kalau bisa pilih UKM yang sesuai dengan kegemaran kamu. Dan pandai-pandailah mengukur diri. Tidak harus semuanya diikuti. Ikutilah satu atau dua, yang penting bisa maksimal.

Jangan biasakan membolos.
Gambar: unusa.ac.idMahasiswa baru saat ini sudah sangat faham dengan peraturan bahwa mahasiswa boleh mengambil jatah tidak masuk kuliah sebanyak 25% . Namun jangan sekali-kali mengambil ‘kesempatan’ membolos ini karena alasan yang tidak jelas, bahkan sekadar alasan agar waktu pulang kampung lebih panjang. Percayaah, kuliah mengajarkan character building pada diri. Apa gunanya kamu kuliah jauh-jauh merantau, lantas alasan tidak masuk kuliah karena mau lebih lama di rumah. Terlebih lagi, kita tidak tahu rencana Tuhan akan hidup kita, bagaimana kalau pada suatu hari yang kurang cerah kita sakit, sedangkan kita sudah mengambil jatah membolos untuk alasan-alasan kurang penting. Kamu sedang gambling dengan masa depan. Belum lagi jika kamu kena masalah saat absensi kamu melebihi batas. Pada beberapa keadaan kamu tidak bisa melihat IP kamu pada akhir semester. Maka, jangan pertaruhkan masa depan dengan ego yang masih bisa kita kesampingkan. Ingat, kuliah juga bagian dari perjuangan, termasuk perjuangan orangtua yang selalu berpeluh dan menekan pengeluaran agar tetap bisa mengirim uang pada kamu sewaktu-waktu kamu butuh.

Selektif dalam bergaul
Pada dunia perkuliahan kamu akan menemui orang-orang baru dengan berbagai karakter, logat, dan ciri khas yang beragam. Mereka semua unik dengan setiap kelebihan mereka. Dan yang harus kamu lakukan adalah selektif memilih teman. Kamu boleh bergaul dengan semua lapisan mahasiswa, bersikap baik baik pada setiap orang. Namun, pada sebuah keadaan kamu harus memilih siapa yang tepat menjadi teman kamu. Lalu, bagaimana teman yang baik itu, yakni teman yang tidak hanya mampu menyemangatimu dengan capaian duniamu, namun yang juga menjadikamu mempersiapkan akhiratmu dengan semangat. Teman yang baik bukan yang selalu membenarkanmu, tapi ia akan selalu menunjukkan kebenaran yang sebenarnya.
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment